SEMINAR REGIONAL “Menegaskan Atau Memonumenkan Identitas Kudus”

Jauh sebelum Kudus dikenal sebagai Kota Kretek, Kudus sudah dikenal sebagai Kota Syari’ah (santri). Hal ini tidak bisa lepas dari popularitas Sunan Kudus (Sech Ja’far Sodiq) yang dikenal sebagai pendiri Kota Kudus. Sunan Kudus sendiri terkenal selain keluasan ilmu agamanya dan metode dakwah, juga terkenal karya monumental, Menara yang berdiri di sebelah Masjid al-Quds, yang memiliki nilai historis yang tinggi. Menara Kudus sendiri mengadopsi budaya-budaya lokal yang diisi dengan nilai-nilai Islam.

Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) KH Nadjib Hasan, pada diskusi Jogan Muria yang diadakan oleh Magister Ilmu Hukum (MIH), Universitas Muria Kudus, pada Sabtu (2/11).

Penilaian serupa disampaikan oleh Prof Dr Muslim A Kadir. Menurut Muslim, Sunan Kudus tidak saja berjasa besar dalam penyebaran dan dakwah Islam, melainkan berjasa pula meletakkan fondasi (bangunan) kearifan lokal.

Selengkapnya: SEMINAR REGIONAL “Menegaskan Atau Memonumenkan Identitas Kudus”

Halaman 17 dari 18

Info Kopertis Wilayah VI

Info Dikti

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Portal Ketrampilan Wajib

Go to top